Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) tahun ini kembali digelar untuk ke-32 kalinya. Seperti yang diketahui, Universitas Udayana (Unud) menjadi tuan rumah dari acara yang berlangsung dari tanggal 27 sampai 31 Agustus 2019 ini.

Untuk menjalin keakraban dan kebersaman serta mendukung program Pemerintah baik Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah dalam upaya mengurangi sampah plastik sekali pakai. Kepala Biro Kemahasiswaan Unud, I Dewa Gede Oka mengajak para peserta Pimnas ke-32 untuk melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang Pantai Kelan, Badung, Jumat(30/8) lalu dengan mengusung tema “Laut Bebas Sampah Plastik atau Beach Clean Up And Save Ocean” .

 “Mengemas kegiatan keakraban dan peduli sampah plastik di Pantai Kelan tentu dengan harapan, kontingen yang sebelumnya melakukan kompetisi. Melalui kegiatan ini akan mampu menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan sebagai mahasiswa Indonesia,” ungkap Okta.

Okta menyebut jika pihak Unud juga ingin mendukung program Pemerintah, baik Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah dalam upaya mengurangi sampah plastik sekali pakai.

 “Pada Pagi ini kami telah berkumpul guna bersama-sama melakukan tidakan nyata ini, sehingga Bali maupun Indonesia kedepan benar-benar bisa terhindar dari bahaya sampah plastik,” harap dia.

Selain melakukan bersih-bersih sampah plastik, peserta PIMNAS ke-32 juga melakukan pelepasan tukik di Pantai Kelan. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar peserta PIMNAS bisa memaknai pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan menekankan bahaya dari sampah plastik.

Tidak hanya mengajak peserta PIMNAS turun ke pantai dan pelepasan tukik, dalam melayani konsumsi pun, pihak Unud tidak menyiapkan air minum dari kemasan gelas plastik. Uniknya, pihak Unud justru menyediakan galon air minum dan memberikan tumbler kepada peserta untuk mengurangi penggunaan plastik.

“Dalam kegiatan di kampus pun, Udayana sering menyelenggarakan kegiatan pembersihan dan mengurangi penggunaan plastik dalam berbagai kegiatan,” ungkap Okta.

Di kesempatan yang sama, salah satu peserta PIMNAS dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Triah Bulkiah terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan pembersihan sampah plastik dan pelepasan tukik tersebut. Dia mengaku jika sebelumnya pernah belajar tentang tukik. Meskipun cukup sedikit tukik yang bisa dilepas pada acara ini, dia mengaku senang sekali karena dapat ikut dalam acara pelepasan tukik kali ini.

“Areal pesisir pantai sudah cukup bersih disini, lebih banyak sampah organik dari sampah plastik sehingga belum optimal untuk merasakan pembersihan pantai. Trashbag yang dibagikan juga tidak penuh,” tambah dia.