Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) sedang merancang peraturan mengenai pengenaan cukai pada tas kresek. Rencana ini tentunya sejalan dengan peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Untung Basuki selaku Kepala DJBC Kanwil Bali Nusra bahkan optimis pelaksanaan cukai ini akan maksimal diterapkan di Bali.

“Pemprov Bali, pemkot sangat mendukung program eco green, saya kira ini akan sejalan dengan bea cukai sehingga pelaksanaannya betul–betul tidak boleh lagi ada toko atau pasar yang menyediakan tas plastik,” kata dia, seperti yang dilansir dari laman Balipost.

Sesuai dengan ketentuan, biasanya cukai tas kresek akan dipungut di tingkat produsen. Sehingga konsumen tidak akan langsung terkena biaya cukai. Selain itu, pengenaan cukai di tingkat produsen juga akan memudahkan dalam pemungutan.

“Ini sedang dibahas di tingkat pusat, nanti kita tinggal mengimplementasikan saja,” ungkap dia.

Basuki berharap peraturan ini dapat mendorong masyarakat untuk tidak mudah menggunakan tas plastik. Sehingga peraturan ini dapat mengurangi dampak dari bahaya tas plastik.

“Kita ingin mengantisipasi dari bahaya plastik. Kita akan mengenakan cukai plastik terhadap tas plastik,” tutur Untung.

Dari cukai plastik ini, bea cukai akan mendapatkan penerimaan. Namun diakui Basuki, cukai dari tas kresek ini bukan instrumen penerimaan yang dikedepankan. Yang dikedepankan pihak Bea Cukai adalah bagaimana mengurangi dari bahaya tas kresek, sehingga diharapkan dapat mengurangi konsumsi dari penggunaan tas kresek.  

DJBC pun terus berupaya menyosialisasikan tugas-tugasnya pada masyarakat. Salah satunya pada acara Bea Cukai on The Street, untuk mencoba lebih menjelaskan tugas dari DJBC. Kegiatan ini sendiri merupakan kolaborasi tiga kantor yaitu Kanwil Bali Nusa Tenggara, Kantor Pengawasan dan Pelayanan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (KPPBC) Ngurah Rai dan KPPBC Denpasar. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tugas DJBC sehingga masyarakat pun akan mendapatkan manfaatnya.