Gerakan upaya memerangi dampak buruk sampah khususnya sampah plastik terus dilakukan. Salah satunya, seperti yang terlihat di sejumlah ruas jalan di Kota Tabanan. Sejumlah petugas atau polisi lalu lintas (Polantas) terlihat memungut sampah di Jalan Pahlawan, Jalan Diponogoro, Jalan Patimura, Jalan Debes, dan Jalan KS Tubun.

Iptu Made Budiarta, Kasubag Humas Polres Tabanan mengaku jika memang Polres Tabanan mewajibkan anggotanya untuk memungut sampah sambil bertugas. Lebih lanjut, Budiarta menyampaikan bahwa aparat kepolisian yang membersihkan sampah plastik sambil bertugas itu sudah sesuai dengan arahan pimpinan. Pihaknya meminta, selama bertugas dilapangan jika melihat sampah plastik, seluruh personel kepolisian Polres Tabanan diwajibkan untuk melakukan kegiatan kebersihan di lingkungan tempat mereka bertugas dengan memungut sampah plastik.

“Kegiatan ini dalam rangka Bali bebas dari sampah plastik. Selain itu suatu bentuk kesadaran bahwa sebagai polisi juga peduli lingkungan sekitar dan juga mendukung program pemerintah Pergub Bali Nomor 97 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan sampah berbahan plastik dan sterofoam, serta sedotan,” jelas Budiarta.  

Yang lebih menariknya lagi, selain diwajibkan memungut sampah plastik, setiap anggota kepolisian juga diwajibkan membawa kantong yang berbahan dasar selain plastik seperti tas kain. Sehingga, betugas  personel yang melihat sampah di areal sekitarnya dan kebetulan tidak tersedia tempat sampah, agar langsung dipungut dan dimasukan ke dalam saku celana atau tempat lainnya. Selain itu, tas kain ini juga berfungsi untuk mengurangi penggunaan kantong plastik atau tas kresek.

“Intinya kegiatan bersih sampah plastik polisi diminta harus menjadi pelopor atau menjadi contoh untuk semua masyarakat termasuk pemerintah agar sama sama menjaa lingkungan tetap bersih,” tambah Budiarta.