Sabtu lalu, tepatnya pada tanggal 22 Juni 2019, Satpol PP Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap para pedagang di areal Taman Budaya. Sidak ini berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA.  itu terkait penegakan Pergub Nomor 97 Tahun 2018  yang berisi tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Selain itu, Satpol PP Bali juga mengajak serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Teja.

Dalam sidak ini, Satpol PP tidak hanya menyasar pedagang-pedagang besar. Tetapi juga sejumlah pedagang asongan di lokasi penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI itu.

“Kita periksa dan sita kantong plastiknya jika kedapatan masih menggunakan tas plastik,” ucap Kepala Satpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi.

Menurut Dewa Dharmadi, sebagian besar pedagang, baik di dalam areal Taman Budaya maupun di luar atau belakang Taman Budaya sudah mematuhi Pergub Nomor 97. Hal ini sudah sesuai sebagaimana mestinya. Sebab, Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali serta relawan Trash Hero melakukan pengawasan rutin di area tersebut.

Upaya penegakan Pergub ini akan dilakukan secara terus menerus untuk menumbuhkan kesadaran seluruh masyarakat Bali. Tidak hanya di acara PKB, tapi juga para pengusaha atau pedagang di semua tempat.

“Motto kita adalah mari jaga alam Bali dari bahaya sampah plastik,” ungkap Dewa Dharmadi.

Dewa Dharmadi menambahkan upaya ini merupakan komitmen kuat terhadap pelestarian adat, seni, dan budaya Bali sesuai visi gubernur Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali era baru. Salah satunya dengan terus berbenah diri serta mengeluarkan regulasi yang memihak pelestarian adat istiadat, seni dan budaya Bali.