Selain berinovasi utuk membuat Desa Wisata, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pun bertugas mengajak para warga di suatu wilayah untuk memilah sampah. Salah satunya adalah seperti BUMDes Praja Kerta, di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati.

BUMDes ini berinisiatif mengajak warganya untuk memilah sampah rumah tangga. Bahkan terdapat pula himbauan yang digugah melalui jadwal pengambilan sampah oleh truk sampah milik desa.

Himbauan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan tertanggal 31 Mei 2019 yang berisi bahwa sampah plastik secara khusus akan diangkut hari Sabtu. Sedangkan sampah organik akan diangkut setiap hari Senin dan Kamis. Selain itu, untuk membuat program ini lebih tertib, tertuang juga jika salah menempatkan sampah sesuai jadwal resikonya sampah tidak akan terangkut.

Ni Made Suratni, salah satu warga sangat mengapresiasi imbauan tersebut. Sebab, imbauan ini secara langsung mengajak masyarakat untuk memilah sampah. Menurut Suratni, pengambilan sampah plastik setiap hari Sabtu ini akan mengubah perilaku masyarakat. Terlebih pada ibu rumah tangga yang setiap hari berhubungan langsung dengan dapur.

“Sampah rumah tangga memang tidak bisa kita hindarkan. Setiap hari pasti ada saja sampah yang dikeluarkan dari masing-masing rumah, khusunya dari dapur,” kata dia.

Suratni menjelaskan, jika biasanya setiap sampah digabung menjadi satu, sekarang akan mulai bisa memilah. Saat diolah di TPA akan lebih ramah lingkungan, yang organik menyatu dengan tanah atau jadi pupuk. Begitu juga yang plastik bisa dimanfaatkan oleh pemulung atau di daur ulang.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, mengapresiasi langkah Desa Batuan tersebut. Pasalnya, hal ini juga sudah sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik.

“Sangat saya apresiasi upaya pengelolaan  sampah yang telah dilakukan di  Desa Batuan. Karena upaya pengelolaan sampah yang baik adalah memang mesti dari sumbernya, mulai dari rumah tangga,” ucap Kujus Pawitra.

Kujus Pawitra menjelaskan bahwa langkah ini juga kebijakan strategi daerah kabupaten Gianyar dalam upaya pengelolaan dan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Dia berharap semoga langkah ini akan terus menjadi ketuk tular bagi desa desa yang lainnya.