Untuk memperingati hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada setiap tanggal 1 Juni, maka keluarga besar Paguyuban Perantau Timor (Paperti) di Bali menggelar bakti sosial (baksos) dengan menaman puluhan anakan pohon kelapa dan bersih-bersih pantai.

Acara baksos ini sendiri berlangsung di Pantai Muara Tangtu yang berada di Jalan Pucuk Bang, Banjar Tangtu, Desa Kesiman Kertalangu, Dentim. Di pantai berpasir hitam tersebut, puluhan pemuda Paperti bersama warga dan Kelian Banjar Tangtu Bagus Anom Somiana langsung memotong rumput liar di area pantai.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan baksos yang digelar saudara-saudara dari Paperti di Bali ini,” ujar Kadus Tangtu, I Made Sudarsana didampingi Kelian banjar, Bagus Anom Somiana.

Sudarsana mengatakan bahwa kawasan pantai Muara Tangtu sudah sering kali menggelar acara festival. Terakhir diadakannya festival muara adalah pada Oktober tahun lalu.

Selain itu, Sudarsana mengatakan aktivitas di Pantai Muara Tangtu yang dapat dilakukan wisatawan selama berlibur di Pantai Tangtu di antaranya berenang, memancing, berjemur, atau sekadar berjalan-jalan menikmati indahnya laut dan sejuknya angin. Di pantai ini, lanjut Sudarsana, juga terdapat spot foto yang sangat menarik.

Sementara itu, Jeferson Wila selaku Ketua Paperti Bali yang diwakili oleh sekretaris, Iwan Neno mengungkapkan baksos yang dilakukan bersama pemuda banjar Tangtu untuk memperingati hari lahirnya Pancasila.

“Tema yang diusung kali ini adalah Bersama Bersihkan Lingkungan. Kegiatan ini untuk memperingati Hari Kelahiran Pancasila,” kata Iwan Neno.

Selain bertujuan untuk menjalin hubungan dengan warga di banjar Tangtu, Iwan menambahkan baksos ini diadakan sekaligus untuk menyongsong HUT Paperti yang jatuh pada bulan Agustus mendatang.

“Kegiatan baksos ini akan rutin digelar di seluruh Bali. Agenda selanjutnya masih dalam koordinasi bersama anggota Paperti,” tambah dia.

Sebagai informasi tambahan, selain dihadiri keluarga besar Paperti Bali, aksi baksos ini pun dihadiri oleh Kelian dan warga pemuda banjar Tangtu. Kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan membersihkan lingkungan sekitar pantai dan dilanjutkan penanaman puluhan anakan pohon kelapa.