Untuk melayani para wisatawan yang ingin menikmati suasana Sanur, maka Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) sediakan local transport pariwisata. Local transport ini dinamakan Metro Car.

Metro Car sendiri adalah angkutan yang sifatnya ramah lingkungan. Pasalnya, mobil ini menggunakan tenaga listrik dan tenaga matahari. Dengan adanya Metro Car diharapkan dapat memberikan kontribusi baru untuk pariwisata Sanur dalam penggunaan teknologi digital.

Sidartha Putra, Ketua YPS IB mengungkapkan bahwa dengan adanya Metro Car yang saat ini masih dalam tahap uji coba, pihaknya ingin memberikan suasana pariwisata baru dengan menggunakan angkutan yang jenisnya hampir sama dengan mobil golf.

Dia mengatakan kemajuan teknologi saat ini dapat disinergikan. Apalagi Sanur merupakan kawasan pariwisata yang terus berkembang. Dan mobil tersebut dapat mengangkut 14 wisatawan sekaligus yang ingin melihat suasana terbuka.

“Kami sediakan mobil itu untuk mendukung pariwisata. Dengan teknologi ini kami ingin Sanur juga bisa berkembang mengikuti arus teknologi. Bahkan saat ini kami sudah memiliki dua shuttle bus yang sudah diuji cobakan. Sebelumnya sudah di launching bersamaan dengan Sanur Village Festival 2018,” ungkap Sidartha Putra.

Sidartha menjelaskan bahwa penyediaan Metro Car ini seluruhnya dibiayai dari Yayasan pembangunan Sanur. Anggaran yang dikeluarkan oleh pihak YPS sebanyak Rp 300 Juta per mobil. Pihak YPS sendiri saat ini masih melakukan uji coba untuk melihat perkembangan minat wisatawan.

“Ini pengadaan kami sepenuhnya dari YPS. Dan masih dalam uji coba. Dalam uji coba ini kami berikan subsidi bagi wisatawan yang ingin dijemput baik dari hotel maupun yang mau menuju restaurant,” kata Sidartha Putra.

Dengan uji coba ini, Sidartha dan pihak YPS lainnya ingin mengetahui seberapa banyak minat wisatawan untuk menggunakan Metro Car. Jika antusiasme wisatawan tinggi, pihaknya setidaknya akan menambah 20 Metro Car kembali secara bertahap. Kedepan, untuk kontribusi pihaknya juga akan mengambil paket-paket dari masing-masing hotel dan restaurant yang ingin menggunakan Metro Car.

“Jika memang peminatnya banyak, kami akan tambah lagi. Sedikitnya kami perlu 20 buah Metro Car untuk memfasilitasi wisatawan,” katanya.

Sementara, untuk rute yang dilalui, saat ini masih sebatas pada kawasan Sanur yakni dengan jarak tempuh maksimal 30 kilometer. Dengan jarak tersebut pihaknya memanfaatkan ruas jalan dari Pantai Mertasari ke Jalan Danau Tamblingan hingga ke Pantai Segara Ayu dan sebaliknya. Pihaknya belum diizinkan mengoperasikan mobil tersebut di jalan utama karena belum ada izin dan kajian untuk mobil jenis tersebut.

Di sisi lain, Kadisparda Kota Denpasar AM Dezire Mulyani mengaku sangat mendukung dengan inovasi yang dilakukan oleh YPS. Dia berharap dengan adanya inovasi dalam penyediaan transportasi mampu kembali meningkarkan gairah pariwisata di Denpasar khususnya Sanur.

“Kami mendukung, itu gagasan dari YPS sendiri. Semasih itu untuk kemajuan pariwisata kami selalu mendukung apalagi perkembangan penggunaan digital mereka juga ikuti agar tidak tertinggal dengan kemajuan saat ini,” jelasnya.