Ervin Pakpahan dan sejumlah Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kemarin (2/5/2019) meresmikan Taman Vertikal Tabanan Serasi yang dibangun di depan Kantor Desa Delod Peken, Jln. Pahlawan, Tabanan,Bali.

Setelah meresmikan Taman Vertikal pertama di Tabanan yang pembangunannya bersumber dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) PT HM Sampoerna Tbk. tersebut, Bupati Eka bersama yang lainnya melanjutkan perjalanan menunju Gedung Kesenian Ketut Maria untuk mengikuti kegiatan Tanam Inspirasi Tabanan (Gelar HATI Tabanan) yang diselenggarakan dari kolaborasi PT HM Sampoerna Tbk., Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan untuk memperingati hari bumi internasional 2019 di lingkup Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutannya, Bupati Eka memberikan apresiasi postif kepada PT HM Sampoerna Tbk. yang telah menyalurkan CSR-nya untuk membantu pembangunan bidang lingkungan di Kabupaten Tabanan.

“Terima kasih untuk PT HM Sampoerna yang telah menyalurkan CSR-nya kembali di Kabupupaten Tabanan. Perusahaan lainnya masih ditunggu penyaluran CSR-nya di Tabanan. Perdanya sudah ada, namun yang menyalurkan CSR-nya di Tabanan masih bisa dihitung dengan jari,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Eka juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada PT HM Sampoerna Tbk. dan semua pihak yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian visi misi pembangunan Kabupaten Tabanan yang lebih baik.

Tak lupa, Bupati EKa memberikan semangat kepada semua peserta untuk terus berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan meskipun itu merupakan upaya kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

Sebelumnya, Ervin Pakpahan, Regional Relations & CSR PT HM Sampoerna Tbk. dalam sambutannya mengatakan Gelar HATI Tabanan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan di bawah payung “Sampoerna untuk Indonesia (SUI)”. Program yang bertajuk “Leadership, Infrastructure, Networking & Knowledge Upgrading Program (LINK UP)” dilaksanakan di tiga Provinsi, yaitu Bali (Kabupaten Tabanan), Maluku Utara (Kabupaten Kepulauan Morotai) dan Kalimantan Timur (Kota Balikpapan).

Menurut Ervin, program yang dilaksanakan mulai bulan Oktober 2018 hingga April 2019 ini merupakan program yang bertujuan untuk mendukung pengembangan potensi ekonomi dari sektor pariwisata di masing-masing daerah dengan memperhatikan inisiatif yang sudah berjalan (leadership), penyediaan sarana/prasarana pendukung (infrastructure), pengembangan jejaring dan kolaborasi (networking) serta peningkatan kemampuan dan penyebarluasan inspirasi (knowledge).

“Di Kabupaten Tabanan kegiatan program difokuskan untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata berbasis pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Pupuan dalam pengembangan produk olahan bambu tabah, dukungan jaring tangkap kepada nelayan di Pantai Yeh Gangga, pengembangan taman vertikal dan dukungan sarana/prasarana kebersihan berupa tempat sampah pilah,” katanya.

Ervin berharap program yang telah dilaksanakan ini dapat mendukung inisiatif-inisiatif positif yang telah dilakukan semua pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Tabanan. Sehingga, kedepannya dapat tercapai visi Kapubaten yang telah dicanangkan yakni Tabanan Serasai.

Selain itu, dalam kegiatan Gelar HATI Tabanan kemarin, ratusan peserta dari Masyarakat Penggerak Lingkungan, Komunitas Peduli Lingkungan, Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat umum di Kabupaten Tabanan juga serempak melakukan aksi jalan santai pungut sampah dan mengikuti sesi berbagi inspirasi pelestarian lingkungan di Gedung Kesenian Ketut Maria. Selepas kegiatan jalan santai pungut sampah, para peserta pun kemudian turut menuliskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan sampah pada spanduk komitmen yang telah disediakan serta berswafoto dengan aksesories kampanye lingkungan yang telah disediakan panitia.