Berdasarkan data, indeks kualitas lingkungan hidup di Bali kini mencapai 99,65%. Data tersebut menjadi yang terbaik dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali I Nyoman Sujaya.  Dia mengatakan bahwa rata-rata capaian standar pelayanan minimal bidang lingkungan di Pulau Dewata selama 2011 mencapai 92%, sehingga melampaui rata-rata sasaran nasional yaitu 66%.

Berdasarkan laporan semetara, data yang menunjukkan jangkauan berkisar merah hingga hijau, menggambarkan tingkat ketaatan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup relatif sudah baik. Pasalnya, dari data tersebut tidak ada yang memperoleh peringkat hitam.

Penyusunan status lingkungan hidup daerah Bali pada tahun 2011 pun meraih peringkat empat tingkat nasional. I Nyoman Sujaya menjelaskan berbagai program menyangkut pelestarian lingkungan lebih dimantapkan dan pemerintah daerah setempat mengalokasikan dana yang cukup memadai serta dukungan dari seluruh peran serta masyarakat.

Berbagai kegiatan yang terkait dengan lingkungan hidup itu menitikberatkan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat, disamping pengadaan berbagai jenis bibit untuk penghijauan di kawasan hutan maupun lahan-lahan kosong milik masyarakat serta desa adat di luar kawasan hutan.

Selain itu, pengadaan tanaman langka, tanaman bambu gerakan kebersihan sampah plastik yang melibatkan peran masyarakat dan semua pihak menyasar kawasan danau, sungai, dan laut.

I Nyoman Sujaya menambahkan bahwa hal yang tidak kalah penting lainnya adalah membangun pengolahan limbah ramah lingkungan di beberapa tempat, dengan harapan bisa menjadi proyek percontohan yang  bisa ditiru oleh masyarakat.