Polres Tabanan melakukan edukasi dengan menggelar acara  Millennial Road Safety Festival, Jumat, (25/1/2019), di Pangung Terbuka Garuda Wisnu Serasi, Tabanan.

Hal ini bertujuan agar generasi muda lebih bijak dan tertib saat berlalu lintas di jalan raya. Tak hanya itu, edukasi ini juga diharapkan dapat mengurangi resiko kecelakaan yang cenderung meningkat belakangan ini.

“Tertib berlalu lintas merupakan kewajiban mutlak yang harus dilaksanakan. Umur ini merupakan umur yang sangat dibutuhkan bagi Keluarga, Bangsa dan Negara,” tegas Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Bupati Eka menyebutkan bahwa dari data kecelakaan lalu lintas di jalan raya, hampir 70% menimpa kaum millennial, yaitu kaum muda-mudi yang umurnya masih produktif. Kisaran umur 15 sampai 30 tahun.

Dia berharap agar kawula muda Tabanan tidak menyia-nyiakan hidup dengan urak-urakan di jalan raya melainkan lebih baik mengikuti kegiatan poisitf yang bisa menunmbuh kembangkan kemajuan pribadinya.

“Saya harap semua komponen bersatu padu menyelamatkan generasi millennial yang sangat kita banggakan. Jangan sampai hidup kita, generasi milenial ini sia-sia hanya karena tidak paham berlalu lintas yang baik dan benar. Jagalah keamanan dan keselamatan saat berkendara. Dan semoga kegiatan ini menjadikan inspirasi bagi kita semua, khususnya kaum millennial sebagai pelopor tertib berlalu lintas,” ujar Bupati Eka.

Sementara Kapolres Tabanan, AKBP Made Sinar Subawa, selaku penyelenggara acara menjelaskan kegiatan Millennial Road Safety Festival ini merupakan road show kegiatan utama, yang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2019 di lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.

Acara ini juga mendapat apresiasi dan atensi penuh dari Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dan berharap anak muda semakin tertib saat berlalu lintas di jalan raya. Selain jajaran anggota Rsort Tabanan, turut hadir Ketua DPRD Tabanan, I Ketut Suryadi, FKPD Tabanan, OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Turut hadir ratusan kaum milenial, meliputi Pelajar dan Mahasiswa se-Kecamatan Kediri dan Tabanan serta Club Motor asal Tabanan yang dirangkai dengan sejumlah kagiatan lainnya.

AKBP Made Sinar Subawa menjelaskan bahwa permasalahan di bidang lalu lintas, khususnya lalu lintas jalan raya semakin hari semakin berkembang, sehingga permasalahan lalu lintas semakin hari semakin kompleks.

Kata AKBP Made Sinar Subawa, Di tahun 2018 saja, kecelakaan di jalan raya kota Tabanan mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 319 kasus. Ironisnya, 169 orang korban berumur 16 sampai dengan 30 tahun yang merupakan generasi millennial yang umurnya masih produktif.

“Maka disini, Saya mengajak para hadirin semua untuk mensosialisasikan pentingnya tata tertib berlalu lintas. Dan generasi millennial bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas, sehingga bisa mewujudkan Bali sebagai model tertib berlalu lintas,” ucapnya.

AKBP Made Sinar Subawa menambahkan dilaksanakannya Millennial Road Safety Festival ini sebagai bentuk kepedulian Kepolisian Republik Indonesia terhadap millennial agar mereka tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas dan untuk memberdayakan kaum millennial dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas, guna tercapainya tujuan Road Safety to Zero Accident.